Minggu, 24 November 2013

Masjid Gede Kauman (Yogyakarta, Indonesia)

Mesjid Gedhe Kauman
Kauman, Gondomanan, Yogyakarta, Indonesia

Mesjid Gedhe Kauman adalah masjid raya Kesultanan Yogyakarta, atau Masjid Besar Yogyakarta, yang terletak di sebelah barat kompleks Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta. Masjid Gedhe Kauman dibangun oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I bersama Kyai Faqih Ibrahim Diponingrat (penghulu kraton pertama) dan Kyai Wiryokusumo sebagai arsiteknya. Masjid ini dibangun pada hari Ahad Wage, 29 Mei 1773 M atau 6 Robi’ul Akhir 1187 H




.

Kompleks Mesjid Gedhe Kauman dikelilingi oleh suatu dinding yang tinggi. Pintu utama kompleks terdapat di sisi timur dengan konstruksi semar tinandu. Arsitektur bangunan induk berbentuk tajug persegi tertutup dengan atap bertumpang tiga. Untuk masuk ke dalam terdapat pintu utama di sisi timur dan utara. Di sisi dalam bagian barat terdapat mimbar bertingkat tiga yang terbuat dari kayu, mihrab (tempat imam memimpin ibadah), dan sebuah bangunan mirip sangkar yang disebut maksura. 

Pada zamannya (untuk alasan keamanan) di tempat ini sultan melakukan ibadah. Serambi masjid berbentuk limas persegi panjang terbuka. Lantai ruang utama dibuat lebih tinggi dari serambi masjid dan lantai serambi sendiri lebih tinggi dibandingkan dengan halaman masjid. Di sisi utara-timur-selatan serambi terdapat kolam kecil. Pada zaman dahulu kolam ini untuk mencuci kaki orang yang hendak masuk masjid.

 

 Di depan masjid terdapat sebuah halaman yang ditanami pohon tertentu. Di sebelah utara dan selatan halaman (timur laut dan tenggara bangunan masjid raya) terdapat sebuah bangunan yang agak tinggi yang dinamakan Pagongan. Pagongan di timur laut masjid disebut dengan Pagongan Ler (Pagongan Utara) dan yang berada di tenggara disebut dengan Pagongan Kidul (Pagongan Selatan). 

Saat upacara Sekaten, Pagongan Ler digunakan untuk menempatkan gamelan sekati Kangjeng Kyai (KK) Naga Wilaga dan Pagongan Kidul untuk gamelan sekati KK Guntur Madu. Di barat daya Pagongan Kidul terdapat pintu untuk masuk kompleks masjid gedhe yang digunakan dalam upacara Jejak Bata pada rangkaian acara Sekaten setiap tahun Dal. Selain itu terdapat Pengulon, tempat tinggal resmi kangjeng kyai pengulu di sebelah utara masjid dan pemakaman tua di sebelah barat masjid.

 


     



 Masjid ini terbuka untuk umum baik wisatawan atau masyarakat sekitar boleh berkunjung atau mengadakan acara di Masjid ini semisal walimahan atau syukuran. Masjid ini mempunyai aura nyaman tak heran jika siang hari banyak yang mampir untuk berteduh sekaligus rehat sejenak,bahkan ada yang sampai tertidur. Jika Ramadhan tiba dan juga Sekaten Masjid ini lebih rame dari biasanya juga biasanya banya pedagang makanan berjualan di sini. Setiap pekan juga ada acara kajian dan pengajian di Masjid ini. Untuk berkunjung ke Masjid ini saya akan berikan tampilan petanya :) semoga bermanfaat.

 

 peta Yogyakarta, lingkaran merah letak Masjidnya. 

 









Bagi anda yang mampir ke Yogyakarta alangkah baiknya mampir sejenak bersujud di salah satu tempat di bumi Allah :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar